Nia Andina - Nizar Ramadhan Cewek yang Berubah Menjadi Cowok

13 September 2008


Beberapa hari yang lalu sempat melihat di televisi...tentang kasus Nia alias Nizar Ramadhan ini. Karena menarik, jadi saya posting disini...mungkin para blogger sekalian karena keasyikan nge-blog gak sempat nonton TV...atau... TV Anda bukan dari kaca...hahaha...

Berubah kelamin?? Memang akhir-akhir ini sering terdengar kejadian itu,baik dalam negeri maupun luar negeri. Sekarang hal ini terjadi pada gadis belia yaitu Nia Andina yang masih berusia 14 tahun, yang secara tiba-tiba melihat ada yang menonjol pada alat kelaminnya, sehingga condong seperti alat kelamin milik laki-laki...hal tersebut terjadi pada hari ke-4 puasa Ramadhan kemarin.



Saat itu, Nia hendak berangkat salat tarawih.Tetapi karena adanya perubahan pada alat kelamin tersebut, dia bingung apakah harus bergabung dengan jamaah laki-laki atau dengan jamaah perempuan. Juga apakah dia harus menggunakan mukenah atau baju koko dan bersarung. Sehingga akhirnya Nia memutuskan untuk tidak mengikuti shalat tarawih.

Sukarsih, bibi Nia, penasaran ketika mengetahui keponakannya itu tidak tarawih. Sukarsih lantas menanyakan alasan anak bungsu dari pasangan Guntur Gunawan, 48, dan Neneng Rohayatin, 45, itu mengapa tidak tarawih.

“Saya bingung mau tarawih di masjid bareng ibu-ibu atau sama bapak-bapak,” tutur Nia kepada Sukarsih.

“Memangnya kenapa?” tanya sang bibi.

“Saya punya titit (penis, maaf),” jawab Nia, seraya meminta sang bibi untuk tidak mengungkapkan pembicaraan itu kepada orangtuanya.

Sukarsih yang mendengar jawaban tersebut langsung keheranan, tidak percaya. Apalagi Sukarsih sering memandikan Nia saat dia masih kecil, dan dia meyakini bahwa keponakannya itu seorang perempuan.

Hanya saja, sempat terbersit tanda tanya di benak Sukarsih ketika melihat tingkah laku keponakannya itu yang lebih suka bermain sepak bola atau bermain dengan anak lelaki lainnya.

Keesokan harinya, karena penasaran, Sukarsih membawa Nia ke Puskesmas Cipondoh, Tangerang, untuk diperiksa. Hasil diagnosa sementara, Nia memang dinyatakan laki-laki. Namun puskesmas menganjurkan supaya Nia diperiksakan lebih lanjut ke RSUD Tangerang. Selanjutnya, Nia dibawa ke RSUD Tangerang dan hasilnya sama. Untuk lebih menguatkan observasinya, RSUD merekomendasikan agar Nia diperiksa di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

Di RSCM, kelamin Nia menjalani pemeriksaan USG. Hasil pemeriksaan keluar pada hari Sabtu (6/9) lalu, dan menyebutkan bahwa Nia memiliki penis sepanjang 3 cm, testis
positif dengan volume 6 ml.

Namun, saat Sukarsih meminta pihak RSCM untuk mengeluarkan surat pernyataan jenis kelamin Nia adalah laki-laki, pihak rumah sakit menyatakan bahwa untuk itu harus dilakukan pemeriksaan kromosom yang memakan biaya sekitar Rp 2,5 juta.

Karena keterbatasan biaya, akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk menunda pemeriksaan. “Dari mana kami dapat uang sebanyak itu,” ucap Sukarsih dengan nada tanya.

Kendati demikian, yakin dengan hasil USG yang menyebutkan jenis kelamin Nia adalah laki-laki, oleh orangtuanya Nia lantas dibawa ke tukang sunat H.Samui di desa setempat pada hari Sabtu (6/9) itu juga dan Nia dikhitan.

Selain itu, Nia juga dibawa konsultasi agama ke seorang tokoh agama setempat bernama H Syahroni. Sejak saat itu, nama Nia Audina pun diganti oleh Ustadz H.Syahroni dengan nama baru, yaitu Nizar Ramadhan.

Tak pelak berita tentang perempuan berubah menjadi laki-laki segera tersebar luas. Warga Kelurahan Cipondoh Makmur, Kecamatan Cipondoh, Tangerang, pun geger. Ada yang kaget, terkagum-kagum dan banyak pula yang tidak percaya terhadap perubahan yang dialami Nia.

Namun, bagi Nia sendiri, kejadian tersebut dianggapnya sebagai anugerah. Sebab, Nia yang sudah dianggap wanita sejak dilahirkan, sehari-hari memang lebih senang bermain dengan laki-laki. Nia yang sejak kecil selalu mengenakan jilbab saat bersekolah, juga merasa lebih menyatu jika berkumpul bersama teman-temannya yang lelaki.

“Saya justru tidak sreg berada di antara teman-teman perempuan,” aku Nia.

Nia dilahirkan 14 tahun silam di Cirebon dari rahim Neneng Rohayatin, dengan bantuan seorang bidan desa. Saat kelahiran tersebut, bentuk alat kelaminnya seperti bentuk alat kelamin milik anak perempuan pada umumnya. Tak terlihat tanda-tanda bahwa dia berkelamin ganda.

Namun seiring dengan pertambahan usia dan pertumbuhan fisiknya, Nia ternyata lebih suka bermain dengan anak-anak lelaki. Meski dalam data diri di rapor sekolahnya jelas disebut sebagai perempuan, perilaku Nia ternyata kelaki-lakian alias tomboi. Kendati demikian, sejauh itu, dia tak merasakan ada hal yang aneh.

Kejadian ini terjadi hanya 1 Kasus dari 20.000 Kelahiran

Kasus yang menimpa Nia Andina alias Nizar Ramadhan hanya menimpa satu dari 20.000 kelahiran. Namun demikian, menurut spesialis andrologi dari RSUD Dr Soetomo, dr Susanto Sp And, apa yang terjadi pada Nia tak bisa persis disebut sebagai kasus kelamin ganda atau hermaprodit.

“Lebih tepatnya adalah (kasus) ketidakjelasan jenis kelamin atau Ambiguous Genitalia atau Sex Ambiguity,” jelas Susanto ketika dihubungi Surya, Senin (8/9) malam.

Kelainan itu terjadi karena adanya sel yang tidak membelah dengan sempurna saat janin dalam kandungan. Terutama pada sel kelaminnya, sehingga membentuk dua kelamin.

Selanjutnya untuk proses penanganan medis guna menentukan kecondongan kuat jenis kelamin, harus lebih dulu menjalani pemeriksaan berupa Cario Typing atau Sex Cromosome. Pemeriksaan tersebut berupa pengambilan darah, yang kemudian disaring menjadi inti sel yang dalamnya mengandung DNA. DNA inilah yang akan menunjukkan kromosom sel, yang salah satunya kromosom jenis kelamin.

“Dari situ, bisa ditentukan pilihan jenis kelamin apa yang lebih tepat,” kata Susanto.

Kelainan berupa ketidakjelasan jenis kelamin ini bervariasi bentuknya. Mulai dari hipospadia (kelainan pada saluran kencing) sampai bentuk kelamin luar (perempuan atau laki-laki) yang tak normal.

Hipospadia sering menyulitkan penentuan jenis kelamin, terutama pada bayi baru lahir. Pada kelainan ini, saluran kencing bayi tidak berakhir di ujung penis, tapi terputus di tengah saluran. Karena itu, jalan keluar urine ada di tengah bawah batang penis, pada daerah perineal di dekat anus atau di antara buah zakar.

Kalau lubang itu cukup besar, ini memberikan kesan mirip lubang kemaluan perempuan. Apalagi pada bayi baru lahir, buah zakar belum begitu besar atau belum turun dari rongga perut, sehingga keberadaan lubang abnormal ini mengesankan kantong buah zakar seperti bibir vagina.

Kasus yang lebih kompleks disebut true hermaphroditism, yakni terdapat dua macam gonad (indung telur dan testis); Secara sitogenetik (ilmu tentang sel dan genetika), pada penderita terdapat dua macam kromosom seks, yaitu XY (laki-laki) dan XX (perempuan) dengan perbandingan yang bervariasi.

Keadaan ini disebut mosaicism. Pada kasus ini psikiater atau psikolog diharapkan lebih berperan, terutama dalam membantu menentukan pilihan jenis kelamin yang dikehendaki oleh si penderita kelainan.

Kasus Ambiguous Genitalia ini sangat berbeda dengan kasus transgender atau operasi ganti kelamin. Ahli bedah plastik dari RSUD Dr Soetomo, Prof Dr dr Djohansjah Marzoeji Sp BP menyebutkan pada kasus transgender pasien memiliki bentuk kelamin yang jelas namun dia ingin mengubahnya menjadi kelamin yang berbeda.

“Hal ini terjadi akibat pengaruh kejiwaan si pasien yang berimbas pada perilaku,” ucap Djohansjah, yang menggemparkan dunia kedokteran Indonesia saat melakukan operasi transgender pada Dorce di tahun 1980-an.

Subhanallah... Allah Maha Kuasa...Allah Maha Segalanya...Kejadian itu hanya Allah yang bisa melakukannya. Apalagi semua itu Allah berikan di bulan penuh rahmat ini, bulan Ramadhan.

Saudaraku...bersyukurlah dengan apa yang telah Allah berikan kepadamu....

(surya)


Komentar :

ada 5 comments ke “Nia Andina - Nizar Ramadhan Cewek yang Berubah Menjadi Cowok”
Debrian said...
pada hari 

nice post...

dpt dr mana thu ?

keren postnya..
jrg ada org ngepost dengan berita kaya begini..

link me ya...
http://www.hetpaard.info/

firman said...
pada hari 

wah mba nya malah ngetawain orag yang lagi kena musibah.. ^_^

imen said...
pada hari 

He???
Q ngetawain apa??
Kayaknya ga da deh...
Kalo' yg diatas kan Q ketawa karena ada kata2 "kalo' TV Anda bukan dari kaca"....


Baca dulu dunkz....

Lisz said...
pada hari 

ada2 aja

.:diah:. said...
pada hari 

Subhanallah, Maha Besar Allah dengan segala ciptaan-Nya......

masih takjub liatnya,, tapi klo diliat dari fotonya, kyknya gak ada perubahan raut wajah yaa... muka cewek ma mukanya yg sekarang (as a male)

Post a Comment

jangan lupa comment-nya ya.... Terima kasih...